Post Navigation Display

Home » , , , » Gelombang Yang Paling Dalam

Gelombang Yang Paling Dalam




Allah mengumpamakan perbuatan orang-orang kafir seperti ….

Allah SWT berfirman:


أَوْ كَظُلُمَاتٍ فِي بَحْرٍ لُجِّيٍّ يَغْشَاهُ مَوْجٌ مِنْ فَوْقِهِ مَوْجٌ مِنْ فَوْقِهِ سَحَابٌ ظُلُمَاتٌ بَعْضُهَا فَوْقَ بَعْضٍ


“Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih”. (An-Nur: 40].


Allah mengumpamakan perbuatan orang-orang kafir seperti seseorang yang tinggal di laut yang paling dalam yang senantiasa dilanda gelombang yang paling dalam kemudian ada gelombang lapisan kedua dari gelombang di atas permukaan air dan di atas gelombang tersebut ada awan tebal yang menutup cahaya matahari, ia hidup dalam kegelapan berlapis kegelapan lainnya.


Dalam ayat tersebut terdapat fakta ilmiah yang belum pernah terungkap kecuali pada akhir tahun 2007, ketika para ilmuwan menemukan






Gelombang yang paling dalam berbeda dengan gelombang yang ada di permukaan air, berarti ada suatu gelombang yang paling dalam dan gelombang dipermukaan, seperti yang dinyatakan oleh ayat dengan firman Allah: (gelombang diatasnya ada gelombang).


Dan para ilmuwan terkejut dengan adanya gelombang ini yang menegaskan bahwa mereka tidak menyangka adanya fenomena tersebut, Subhannallah (Maha suci Allah) tidakkah engkau saksikan akan ayat tersebut bahwa Al-Qur’an adalah benar!


--------------------
Sumber:


Oleh: Abduldaem Al-Kaheel


www.kaheel7.com/id

0 komentar:

Posting Komentar

About us

Diberdayakan oleh Blogger.

Disqus Shortname

Seorang lelaki akan berjuang sekuat tenaga tanpa putus asa hingga takdirnya terungkap ...selamat datang di http://arifcahyadiblog.blogspot.com ... semoga bermanfaat...

Recent Post

Anda pengunjung ke :

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Comments system

Find Us On Facebook

Flickr Images

PageNavi Results No.

Label Icons CSS

"Sejauh teori dalam matematika mengacu pada realita, mereka tidak pasti, sebaliknya, sejauh teori matematika itu pasti, maka mereka tidak mengacu pada realita" (Albert Einstein, Berlinghoff, 1968 : 15)

About Me

Foto saya
DKI Jakarta, Indonesia
Sebuah catatan belajar untuk diri sendiri dan orang lain yang akan memanfa'atkannya

Followers

Follow by Email

Label 4

Video Category

Test Footer 2

Disqus Shortname

Pages

Pages - Menu

Pages - Menu